RSS

PROFIL PUSKESMAS

GEDUNG PUSKESMAS SUKOREJO

GEDUNG BIRU PUSKESMAS SUKOREJO

 PUSKESMAS SUKOREJO

Puskesmas Sukorejo adalah salah satu dari 24 Puskesmas di Kabupaten Pacitan. Puskesmas ini berlokasi di Desa Sumberejo, Kec. Sudimoro, Kab. Pacitan.

Wilayah kerja Puskesmas ini meliputi 4 desa, yaitu:

1. Desa Sukorejo

2. Desa Sumberejo

3. Desa Pager Lor

4. Desa Pager Kidul

Dalam pelaksanaan kegiatannya Puskesmas ini memiliki 34 staf, yang terdiri dari tenaga medis, paramedis, dan tenaga kesehatan lain.

SMOKING

Empat dari lima orang yang berhenti merokok akan mengalami kenaikan berat badan rata-rata 2 hingga 5 kg. Kabar baiknya, mantan perokok bisa memiliki berat badan yang normal lagi setelahnya. Syaratnya, tetap fokus untuk berhenti merokok.

Seperti dikutip dari Health, Rabu (27/1/2010), ada banyak alasan kenapa setelah berhenti merokok, berat badan malah bertambah :

  1. 1.    Merokok membakar cukup banyak kalori

Ketika seseorang berhenti merokok, butuh mingguan hingga bulanan bagi metabolismenya hingga berjalan normal kembali. Dan selama itu nafsu makannya akan bertambah.

  1. 2.    Merokok menekan nafsu makan

     Nikotin akan menyebabkan liver melepaskan zat glikogen yang bisa menaikkan kadar gula darah dan akhirnya menutupi rasa lapar. Sampai metabolisme benar-benar beradaptasi, biasanya berat badan akan naik setengah kilogram setiap minggunya.

  1. 3.    Merokok membuat perasaan menjadi enak dan lebih baik

     Hal itu karena nikotin meningkatkan level hormon dopamin (hormon pemicu rasa senang) dalam otak. Makanan seperti coklat dan permen juga punya efek yang sama. Tidak heran, jika sudah berhenti merokok, makanan itu akan jadi alternatif untuk mendapatkan asupan hormon dopamin yang akhirnya membuat tubuh gemuk.

 

 

 

  1. 4.    Merokok membuat tangan dan mulut bergerak dan melakukan sesuatu

     Setelah berhenti, kegiatan makan akan menggantikan kegiatan merokok karena menggunakan organ yang sama, yaitu tangan dan mulut.

  1. 5.    Merokok membuat indera penciuman berkurang

     Namun setelah berhenti, penciuman akan meningkat kembali dan memicu rasa lapar seseorang. Rokok dan makanan sama-sama bisa menghilangkan stres sehingga jika salah satunya tidak terpenuhi (rokok), faktor satunya lagi akan mendominasi (makan).

Agar tidak mengalami kenaikan berat badan yang parah setelah berhenti merokok, langkah paling mendasar yang harus dilakukan adalah tetap fokus pada proses berhenti merokok itu sendiri. Jika Anda sudah memutuskan berhenti merokok, yang perlu dilakukan hanya MENGUBAH KEBIASAAN BURUK DENGAN KEBIASAAN BAIK, diantaranya:

  1. 1.    TUNDUKKAN KEINGINAN MEROKOK. Contohnya, jika Anda biasa merokok setelah makan, segera ubah kebiasaan itu dengan menggosok gigi.
  2. 2.    HALANGI CELAH-CELAH DI MULUT UNTUK MEROKOK. Mengunyah permen karet, wortel atau bahkan hanya menggigit sedotan atau memainkan tusuk gigi bisa menghalangi rokok menempel di mulut.
  3. 3.    LAKUKAN TERAPI OTAK DAN PERILAKU. Terapi ini akan membantu seseorang untuk bisa berhenti merokok secara sempurna, baru kemudian mengontrol berat badan.
  4. 4.    KONSUMSI MAKANAN BERGIZI DAN OLAHRAGA. Makanlah dalam porsi kecil tapi sering agar tidak makan berlebihan. Perbanyak makan protein dan serat lebih karena bisa menahan perut dari rasa lapar. Jangan lupa olahraga atau untuk membantu proses pembakaran lemak.

 

Sumber : http://health.detik.com

INILAH AWAL HIDUP BARU ANDA!!!

Cara 1 : Berhenti Seketika

Hari ini anda masih merokok, besok anda berhenti sama sekali. Untuk kebanyakan orang, cara ini yang paling berhasil. Untuk perokok berat, mungkin dibutuhkan bantuan medis untuk mengatasi efek ketagihan.

Cara 2 : Penundaan

Menunda saat mengisap rokok pertama, 2 jam setiap hari dari hari sebelumnya. Jumlah rokok yang dihisap tidak dihitung. Misalnya kebiasaan menghisap rokok pertama rata-rata jam 07.00 pagi, berhenti merokok direncanakan dalam 7 hari. Maka rokok pertama ditunda waktunya yaitu :

Hari 1 : jam 09.00

Hari 2 : jam 11.00

Hari 3 : jam 13.00

Hari 4 : jam 15.00

Hari 5 : jam 17.00

Hari 6 : jam 19.00

Hari 7 : jam 21.00 –terakhir

Cara 3 : Pengurangan
Jumlah rokok yang dihisap setiap hari dikurangi secara berangsur-angsur dengan jumlah yang sama sampai 0 batang pada hari yang ditetapkan. Misalnya rata-rata menghisap 28 batang rokok per hari. Berhenti merokok direncanakan dalam 7 hari.

Hari 1 : 24 batang

Hari 2 : 20 batang

Hari 3 : 16 batang

Hari 4 : 12 batang

Hari 5 :   8 batang

Hari 6 :   4 batang

Hari 7 :   0 batang
Hari-hari pertama berhenti merokok adalah yang paling berat, anda tidak perlu risau, umumnya gejala akan hilang sendiri dalam 2-3 minggu

APABILA ANDA MERASA :

INGIN SEKALI MEROKOK, alihkan perhatian, ingatkan diri akan bahaya rokok, minum air yang banyak, nafas panjang dan dalam beberapa kali.

 

GELISAH – SULIT KONSENTRASI – PUSING – TIDAK SEMANGAT, gerakkan badan di udara segar, rentangkan kaki selebar bahu, nafas panjang dan dalam, lakukan beberapa kali, pemijatan pada garis tengah puncak kepala 30 hitungan.

 

SUSAH BUANG AIR BESAR, makan sayur, buah segar dan minum banyak air putih.

 

RASA LAPAR DAN BERAT BADAN NAIK, kendalikan diet dan olah raga.

 

BATUK-BATUK-MUAL-DIARE, diatasi sesuai gejalanya.

 

INGIN MEROKOK SESUDAH MAKAN, berdiri segera dan lakukan kegiatan lain.

 

BIASA MEROKOK SAMBIL MINUM KOPI, gantikan kopi dengan minuman lain.

 

KEHILANGAN ROKOK DI TANGAN, gantikan dengan benda lain.

 

NIKMATI KEUNTUNGAN ANDA :

Pendapatan tambahan dari uang yang bisa dihemat karena tidak merokok.

Terhindar dari resiko kanker paru dan serangan jantung.

Hidup lebih sehat dan bugar.

Penampilan lebih menarik.

Membantu orang lain terhindar dari dampak negatif asap rokok.

Anda dapat memilih salah satu dari 3 cara tersebut…..

Bersiaplah ! Mantapkan niat Anda…..
Tetapkan satu tanggal dan teguhlah pada tanggal tersebut…..
Singkirkan asbak dan semua yang berkaitan dengan merokok..
Kalau memilih cara bertahap, lakukan dalam 7 hari…

Sumber : Ir. DIna Agoes, M. Kes.

Nama saya Abdul Rohim, biasa dipanggil di kalangan teman para pengojek “Ohim”. Saya berumur 26 tahun, tinggal di Rumbut Depok, dan sudah berkeluarga.

Ngojek adalah pekerjaan utama saya dan telah saya lakoni hampir 13 tahun. Sejak saya divonis sakit Paru oleh dokter pada bulan Mei 2008 saya menjalani rawat inap selama 1 bulan di rumah sakit  dan rawat jalan selama 6 bulan, dan hingga saat ini saya belum dapat bekerja kembali.

Pada waktu saya sakit seluruh badan saya terasa lemah, dada terasa sesak, batuk, demam, pusing dan  tidak mampu menggerakkan anggota badan sama sekali, saat itu berat badan saya tinggal sekitar 30 kg saja.

Betapa tersiksanya hidup saya………...
Alhamdulillah saya mulai pulih hingga saat ini, dan bertekad untuk memberikan pengalaman kepada teman-teman saya agar memperoleh pelajaran yang saya alami.

Saya mulai merokok pada waktu kelas 1 SMP dan terus dilakukan minimal merokok 1 bungkus per hari selama hampir 13 tahun sampai saya di vonis sakit akibat rokok.
Saya ini ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula. Kalau dihitung pengeluaran rokok saya selama 13 tahun, mungkin saya sudah membuang uang sekitar puluhan juta rupiah bahkan lebih. Ditambah lagi penyakit yang saya derita dan pengeluaran biaya yang tidak sedikit pada waktu saya sakit.
Selama saya sakit sudah tak terhitung biaya pengobatan yang dikeluarkan untuk menutup biaya pengobatan penyakit saya. Untuk menanggulangi biaya pengobatan yang masih perlu ditanggung, orang tua saya mencari bantuan dari saudara dan tetangga, selain itu mencari beberapa pinjaman dengan menggadaikansurat rumah.
Saat ini untuk memulihkan kondisi sakit saya, saya tidak bekerja lagi. Padahal saya harus menanggung beban hidup keluarga dan orang tua saya.
Teman-temanku, JANGAN RAGU TINGGALKAN ROKOK MULAI SAAT INI. Ternyata rokok hanya memberikan KENIKMATAN SESAAT, rokok sangat BERBAHAYA BAGI KESEHATAN dan sebenarnya pengeluaran rokok dapat digunakan untuk membantu gizi dan pendidikan anak kita. TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK MENINGGALKAN ROKOK…………….

 

One response to “PROFIL PUSKESMAS

  1. PUSKESMAS SUKOREJO

    16 Mei 2011 at 3:48 am

    LUMAYAN JUGA GEDUNGNYA PAK. PADAHAL DI PACITAN. GAK TERTINGGAL JAUH KAYAKNYA AMA PUSKESMAS LAIN

     

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: