RSS

JANGAN ADA KUSTA DIANTARA KITA

16 Mei

PROMOSI KESEHATAN
PUSKESMAS SUKOREJO
PACITAN
2010

Mekanisme penularan yang tepat belum diketahui. Beberapa hipotesis telah dikemukakan seperti :
 adanya kontak kulit
 penularan dari udara melalui saluran pernafasan, karena jalan keluar kuman Kusta ini adalah melalui selaput lendir hidung penderita
Masa inkubasi pasti dari kusta belum dapat dikemukakan. Masa inkubasi minimum dilaporkan adalah beberapa minggu. Masa inkubasi maksimum dilaporkan selama 30 tahun. Secara umum, telah disetujui, bahwa masa inkubasi rata-rata dari kusta adalah 3-5 tahun.

BERSAMA ORANG YANG PERNAH MENGALAMI KUSTA
KITA WUJUDKAN KEMANDIRIAN
DAN KEADILAN

 Macam Penanggulangan Kusta
Program MDT (Multi Drug Therapy)
Obat terapi multiobat kusta. Pengobatan multiobat masih efektif dan pasien tidak lagi terinfeksi pada pemakaian bulan pertama. Cara ini aman dan mudah. Jangka waktu pemakaian telah tercantum pada kemasan obat. Strategi ini akan berjalan hingga akhir 2010. Kusta dapat disembuhkan dengan pengobatan yang teratur.
Program Rehabilitasi
1. Rehabilitasi Medis
2. Rehabilitasi Sosial
3. Rehabilitasi Karya
Program Pemasyarakatan
Merupakan tujuan akhir dari rehabilitasi, dimana penderita dan masyarakat membaur sehingga tidak ada kelompok tersendiri.

K U S T A… Dapat Disembuhkan
Bukan Kutukan Tuhan ataupun Penyakit Keturunan

 Kusta Multibasilar (MB)
Tanda-Tandanya:
1. Bercak putih kemerahan yang tersebar satu-satu atau merata di seluruh kulit badan.
2. Terjadi penebalan dan pembengkakan pada bercak.
3. Pada permukaan bercak, sering ada rasa bila disentuh dengan kapas.
4. Pada permulaan tanda dari tipe kusta basah sering terdapat pada cuping telinga dan muka.
Kusta tipe basah ini dapat menular, maka bagi yang menderita penyakit tipe kusta tipe basah ini harus berobat secara teratur sampai selesai seperti yang telah ditetapkan oleh dokter.

Segera temui dokter sesaat setelah menemui bercak putih di kulit dan
mati rasa

Kusta terbagi menjadi dua, yakni :
 Kusta Pausibasilar (PB)
Tanda-tandanya:
1. Bercak putih seperti panu yang tidak gatal dan mati rasa, artinya bila bercak putih tersebut disentuh dengan kapas, maka kulit tidak merasakan sentuhan tersebut.
2. Permukaan bercak kering dan kasar
3. Permukaan bercak tidak berkeringat
4. Batas (pinggir) bercak terlihat jelas dan sering ada bintil-bintil kecil.
Kusta tipe kering ini kurang/tidak menular. Namun apabila tidak segera diobati akan menyebabkan cacat. Umumnya, orang mengira bercak putih seperti tanda-tanda di atas adalah panu biasa, sehingga pemeriksaan pun tidak segera dilakukan sebelum akhirnya orang tersebut telah mengalami Kusta pada level lebih lanjut. Sehingga, pemeriksaan dan pengobatan semenjak dini sangat dianjurkan.

Apa yang akan Anda lakukan apabila menemui seseorang mengidap Kusta di jalan atau di sebuah Rumah Sakit? Respon utama yang terbersit di benak orang-orang umumnya adalah menghindari, takut, merasa jijik, najis, dan lain sebagainya karena alasan takut tertular. Masyarakat masih terpatri pada stigma bahwa Kusta atau Lepra ini merupakan sebuah kutukan dari Tuhan dan juga penyakit keturunan. Lalu sebenarnya apakah Kusta itu? Benarkah anggapan masyarakat mengenai Kusta?

 Penyakit kusta atau lepra (leprosy) atau disebut juga Morbus Hansen, adalah sebuah penyakit infeksi menular kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae.
 Bila tidak ditangani, kusta dapat sangat progresif, menyebabkan kerusakan pada kulit, saraf-saraf, anggota gerak, dan mata.

PROMOSI KESEHATAN
PUSKESMAS SUKOREJO
PACITAN
2010

 Penyakit kusta atau lepra (leprosy) atau adalah sebuah penyakit infeksi menular kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae.
 Bila tidak ditangani, kusta dapat sangat progresif, menyebabkan kerusakan pada kulit, saraf-saraf, anggota gerak, dan mata.

Terdapat salah satu dari 3 cardinal sign :
 Terdapat bercak putih seperti panu atau bercak merah yang tidak gatal dan mati rasa
 Terdapat penebalan saraf tepi dan gangguan fungsi (kesemutan, gangguan gerak, cacat, luka/ulkus)
 Ditemukan kuman BTA pada kerokan kulit

BERSAMA ORANG YANG PERNAH MENGALAMI KUSTA
KITA WUJUDKAN KEMANDIRIAN
DAN KEADILAN

Mekanisme penularan yang tepat belum diketahui. Beberapa hipotesis telah dikemukakan seperti :
 penularan dari udara melalui saluran pernafasan, karena jalan keluar kuman Kusta ini adalah melalui selaput lendir hidung penderita
 Masa inkubasi 2-5 tahun.

Apa yang akan Anda lakukan apabila menemui seseorang mengidap Kusta di jalan atau di sebuah Rumah Sakit? Respon utama yang terbersit di benak orang-orang umumnya adalah menghindari, takut, merasa jijik, najis, dan lain sebagainya karena alasan takut tertular. Masyarakat masih terpatri pada stigma bahwa Kusta atau Lepra ini merupakan sebuah kutukan dari Tuhan dan juga penyakit keturunan. Lalu sebenarnya apakah Kusta itu? Benarkah anggapan masyarakat mengenai Kusta

 Tipe Basah (MB)
Tanda-Tandanya:
1. Bercak kemerahan yang menebal, tidak gatal dan mati rasa, yang tersebar satu-satu atau merata di seluruh kulit badan.
2. Terjadi penebalan dan pembengkakan pada bercak.
3. Pada permulaan tanda dari tipe kusta basah sering terdapat pada cuping telinga dan muka.
Kusta tipe basah ini dapat menular, pengobatan tipe ini 12-18 bulan.
 Kusta Pausibasilar (PB)
Tanda-tandanya:
1. Bercak putih seperti panu yang tidak gatal dan mati rasa, artinya bila bercak putih tersebut disentuh dengan kapas, maka kulit tidak merasakan sentuhan tersebut.
2. Permukaan bercak kering dan kasar
3. Permukaan bercak tidak berkeringat
4. Batas (pinggir) bercak terlihat jelas dan sering ada bintil-bintil kecil.
Kusta tipe kering ini kurang menular. Namun apabila tidak segera diobati akan menyebabkan cacat. Umumnya, orang mengira bercak putih tsb adalah panu biasa, sehingga pemeriksaan pun tidak segera dilakukan. Pengobatan tipe ini 6-9 bulan.

Segera temui dokter sesaat setelah menemui bercak putih di kulit dan
mati rasa

Program MDT (Multi Drug Therapy)
• Pengobatan multiobat masih efektif dan pasien tidak lagi terinfeksi pada pemakaian bulan pertama.
• Cara ini aman dan mudah.
• Kusta dapat disembuhkan dengan pengobatan yang teratur.
• Hanya ada di Puskesmas karena obat MDT berasal dari luar negeri
• Pengobatan minimal 6 bulan.

Program Rehabilitasi
1. Rehabilitasi Medis
2. Rehabilitasi Sosial
3. Rehabilitasi Karya
Program Pemasyarakatan
Merupakan tujuan akhir dari rehabilitasi, dimana penderita dan masyarakat membaur sehingga tidak ada kelompok tersendiri.

K U S T A… Dapat Disembuhkan
Bukan Kutukan Tuhan ataupun Penyakit Keturunan

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: